10 Objek Pemajuan Kebudayaan
Pilih kode untuk membaca penjelasan dan contoh karya budaya. Kategori ini mengikuti kerangka nasional Indonesia dalam UU No. 5 Tahun 2017.
Tradisi lisan
Tuturan yang diwariskan secara turun-temurun, antara lain sejarah lisan, dongeng, rapalan, pantun, dan cerita rakyat.
Contoh: Pantun, NandongManuskrip
Naskah beserta segala informasi yang terkandung di dalamnya dan memiliki nilai budaya serta sejarah; contohnya serat, babad, hikayat, dan kitab.
Contoh: La Galigo (manuskrip NBG-Boeg 188), Babad Diponegoro (Kronik Diponegoro)Adat istiadat
Kebiasaan berdasarkan nilai tertentu, dilakukan terus-menerus oleh masyarakat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya; contohnya tata kelola lingkungan dan penyelesaian sengketa.
Contoh: Sasi laut, Awig-awig SubakRitus
Tata cara pelaksanaan upacara atau kegiatan berdasarkan nilai tertentu, dilakukan terus-menerus oleh masyarakat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya; contohnya perayaan, upacara adat, dan ritual.
Contoh: Rambu Solo’, Seren Taun (Cigugur)Pengetahuan tradisional
Ide dan gagasan masyarakat yang mengandung nilai setempat, berasal dari pengalaman nyata berinteraksi dengan lingkungan, terus dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Contoh: Jamu, Pengetahuan tumbuhan obat masyarakat Kaili RaiTeknologi tradisional
Produk, kemahiran, dan keterampilan untuk menyediakan kebutuhan kelangsungan atau kenyamanan hidup, berdasarkan pengalaman berinteraksi dengan lingkungan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Contoh: Ambai, Parut sagu tradisionalSeni
Ekspresi artistik individu, kolektif, atau komunal yang berbasis warisan budaya maupun penciptaan baru, terwujud dalam seni pertunjukan, rupa, sastra, film, musik, atau seni media.
Contoh: Tari Saman, Angklung IndonesiaBahasa
Sarana komunikasi antarmanusia, baik lisan, tulisan, maupun isyarat; contohnya bahasa Indonesia dan bahasa daerah.
Contoh: Bahasa Sunda, Bahasa JawaPermainan rakyat
Permainan berdasarkan nilai tertentu, dilakukan terus-menerus oleh masyarakat, diwariskan kepada generasi berikutnya, dan bertujuan menghibur diri.
Contoh: Dakon (Congklak), Gobak Sodor (Galah Asin)Olahraga tradisional
Aktivitas fisik dan/atau mental untuk menyehatkan diri dan meningkatkan daya tahan tubuh, berdasarkan nilai tertentu, dilakukan terus-menerus oleh masyarakat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Contoh: Pasola, Lompat Batu (Hombo Batu)Kode 0–9 mengikuti pengelompokan nasional Indonesia dalam UU No. 5 Tahun 2017, bukan kode atau sertifikasi UNESCO. Contoh bersifat pengenalan, bukan daftar lengkap atau penetapan resmi; satu praktik budaya dapat beririsan dengan beberapa kategori.